Semarakkan Kurban 1443 H, Rumah Amal dan P3RI Masjid Salman ITB Kembali Adakan Pelatihan Juleha

(Rumah Amal Salman, Bandung) - Sahabat Amal, Panitia Pelaksana Program Ramadhan dan Idul Adha (P3RI) Salman kembali mengadakan pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) kurban pada Rabu, 22 Juni 2022. Pada tahun ini pelaksanaan Juleha dilakukan dalam dua sesi. Sesi pertama webinar dilaksanakan secara hybrid di GSG Salman ITB serta melalui zoom dan live streaming Youtube Salman TV. Sesi kedua diisi dengan pelatihan penyembelihan hewan qurban secara langsung. 

"Metode tahun ini berbeda dengan tahun lalu yang dilaksanakan secara full online karena situasi Pandemi Covid-19 yang masih tinggi," kata Rakean Radya Al Barra, Ketua P3RI 1443 H.

Inovasi yang diterapkan pada pelaksanaan Juleha tahun ini terletak pada fokus bahasan yang diangkat. Sesi pertama webinar diisi oleh Ust. Andri Mulyadi yang membahas mengenai fiqih penyembelihan. Ustadz memaparkan bagaimana masyarakat dapat melaksanakan Qurban dengan baik dan benar di tengah 2 wabah yaitu Covid-19 dan PMK. Juleha memberikan edukasi bagaimana menyikapi PMK yang akhir-akhir ini sedang terjadi di tengah persiapan menuju Qurban 1443H. 

Sesi berikutnya materi disampaikan oleh drh. Yusni, M.P yang membahas dari segi kedokteran hewan. Dalam materi ini disampaikan terkait penyembelihan, kualitas daging hewan dan Qurban ditinjau dari sisi kesehatan.

Pelatihan penyembelihan ini diikuti oleh 210 orang dari berbagai daerah di Indonesia yang mengikuti secara online. Sedang secara offline terdapat 28 orang dari berbagai DKM Masjid di sekitar Bandung. Antusias masyarakat dalam mengikuti kegiatan tahun ini begitu besar, bahkan peserta ada yang berasal dari Banda Aceh. 

Pelaksanaan kegiatan Juleha setiap tahunnya selalu didukung oleh Rumah Amal Salman. Harapannya dengan dilaksanakannya pelatihan Juleha ini, semoga kegiatan Juleha ini dapat memberikan edukasi dan pembelajaran kepada seluruh elemen masyarakat muslim dalam melaksanakan ibadah kurban yang sesuai dengan syariat dan kesehatan, khususnya dalam menyikapi isu PMK yang akhir-akhir ini ramai dibicarakan. ***

Bagikan :

Bagikan

Berita Lainnya