Kisah Kang Yopi: Kaki Diamputasi Kini Maju Berdikari

(Rumah Amal Salman, Bandung) - Sahabat Amal, Kang Yopi (36 tahun) tidak pernah menyangka kaki kirinya harus diamputasi pada tahun lalu. Awalnya, Yopi mengalami kecelakaan sepulang kerja sebagai ojek online pada tahun 2018. Ketika itu, lututnya terbentur tiang listrik hingga menyebabkan luka yang dalam. Sempat sembuh setelah menjalani beberapa terapi namun berdasarkan pemeriksaan terakhir kakinya divonis mengidap tumor ganas sehingga perlu untuk segera ditindak sebelum akhirnya menjalar ke seluruh tubuh.

Kehilangan kaki membuat Yopi sangat terpuruk bahkan depresi. Empat (4) bulan lamanya Yopi hanya mengurung diri di rumah, tidak mampu bertemu orang-orang. Pikirannya menerawang kepada nasib istri dan anak-anaknya yang masih kecil. Sebagai kepala keluarga yang tidak berpenghasilan membuatnya sangat minder. 

Singkat cerita, Alhamdulillah awal tahun ini Kang Yopi dipertemukan dengan seorang disabilitas, Kang Yayat (penerima manfaat lengan palsu prostetik Rumah Amal Salman), yang kemudian mengantarkan Kang Yopi menjadi penerima alat prostetik lainnya dari Rumah Amal Salman.

Kang Yopi saat ini bekerja di salah satu tempat usaha di Jakarta. Kini Kang Yopi lebih sehat secara mental dan fisik, karena lebih percaya diri sejak mendapat bantuan kaki palsu pada Ramadhan tahun lalu. Bahkan dengan kaki palsu setiap pekan berani menempuh perjalanan Bandung-Jakarta untuk bertemu keluarga Tercinta nya.

--
Bapak/Ibu tidak ada kontribusi kita yang ternilai kecil atau sedikit. Buktinya keterlibatan pada program disabilitas mampu membuat orang-orang yang tadinya putus asa menjadi memiliki harapan.

Bapak/Ibu kebaikan masih bisa dilanjutkan!

Salurkan infak terbaik melalui Muamalat 1020017555 atas nama Rumah Amal Salman (tersedia bank lainnya). Juga bisa melalui donasi bit.ly/DonasiDisabilitasRAS. Semoga kontribusi harta kita dapat memberikan motivasi kepada Sahabat Disabilitas untuk beraktivitas lebih baik πŸ™πŸ»πŸ˜Š

Bagikan :

Bagikan

Berita Lainnya