"NAFAS KITA MASIH PANJANG, JANGAN SAMPAI KITA SAKIT YAAA". kalimat itu yang tidak sengaja ku dengar dari salah satu amilmuda (Tim Covid-19 Rumah Amal Salman) saat terjun menyusuri Kota Bandung. Kami berangkat lengkap dengan masker dan hand sanitizer di saku kami masing-masing. Jalanan sudah lengang hari itu namun ativitas masyarakat masih berjalan seperti biasa.
Perjalanan kami hari itu bertujuan untuk memberi penyuluhan dan hand sanitizer gratis ke tempat-tempat publik seperti puskesmas, pasar-pasar, kecamatan dan masyarakat lansia yang masih harus bekerja keluar rumah. Tiba-tiba, saat lampu merah, pintu kaca kami diketuk oleh seorang nenek yang sedang menjajakan tisunya. Walaupun sudah usia lanjut, nenek tersebut masih semangat dan melempar senyum kepada kami. akhirnya tim kami membuka kaca pintu dan kemudian memberi ibu itu hand sanitizer. "Ibuu, jaga kesehatan, ini buat cuci-cuci tangan biar sehat ya Bu" "Terimakasih Neng," sahut nenek.
"Langkah kecil kita mungkin tidak seberapa bila dikaitkan dengan bahaya penyebaran virus Covid ini. Namun, satu langkah kecil dari kita pasti akan berdampak besar", jelas salah seorang dari tim. "Siap Bossku!" pungkasku. Benar, mungkin nenek itu tidak tahu apa-apa mengenai info wabah yang saat ini terjadi. nenek itu hanya tahu mengapa jalanan mulai sepi. nenek tua itu masih berjuang dan yakin bahwa rezeki pasti akan ia dapatkan di hari itu. Kami menutup mata kami sambil menengadah pertanda bahwa kita semua sedang menjalani masa-masa sulit.
Beberapa tempat sudah disisir dan telah dibagikan hand sanitizer lengkap dengan bukti tanda terima. Ada momen yang cukup membuat kami kaget saat tim kami mendatangi salah satu puskesmas di Kota Bandung. Kami menerangkan bahwa kami akan membagikan hand sanitizer gratis, amanah dari para donatur kami. Setelah menerangkan demikian, semua yang ada diruangan itu menoleh kepada kami dan langsung mengerumuni kami, mereka sangat histeris dan sangat senang, riuh terdengar sampai-sampai setelah mendapatkan hand sanitizer itu mereka mengatakan: "Kami dapat ini (handsanitizer ini) seperti mendapat emas, senengnyaaa".
Terlihat raut kebahagiaan di wajah garda terdepan Covid-19 di Puskesmas itu. Walau hanya menerima satu paket hand sanitizer untuk tenaga kesehatan di sana, mereka cukup bahagia. Mereka menyampaikan terima kasih banyak kepada donatur yang telah berbaik hati untuk penyediaan hand sanitizer ini. Terima kasih sahabat, apa yang kau beri, telah memberikan harapan bagi mereka untuk bekerja optimal dan tetap sehat.

