Berita Kabar
23/10/2026
Superadmin
Berita Kabar
Outdoor Learning di Desa Karyasari: Menguatkan Kampung Keluarga Berkualitas melalui Pemberdayaan Desa dan Inovasi Pangan
23/10/2026
Superadmin
(Rumah Amal Salman, Bandung) — Rumah Amal Salman terlibat dalam kegiatan Outdoor Learning Pelatihan Teknis Kampung Berkualitas (Kampung KB) Jalur PNPB yang diadakan di Saung Ruang Aksi Sehat, Desa Karyasari, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut. Pada kegiatan ini, peserta dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga (DPPKB) Kabupaten Hulu Sungai Utara, Balai Penyuluh KB, BKKBN, dan Perangkat Desa Karyasari melihat langsung praktik pemberdayaan masyarakat melalui hidroponik dan budidaya ikan nila dengan Integrated Recirculating Aquaculture System (I-RAS).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Keluarga Berkualitas yang dikembangkan di Desa Karyasari. Melalui Greenhouse I-RAS, hidroponik dan budidaya ikan nila dikembangkan untuk mendukung ketahanan pangan dan edukasi gizi keluarga sekaligus memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan masyarakat.
Sesi kegiatan diawali dengan pematerian mengenai Pengelolaan Kampung Keluarga Berkualitas yang disampaikan oleh Bapak Bubung Bunyamin, S.Pd., M.Si. Materi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan Kebijakan dan Strategi Kampung Keluarga Berkualitas oleh Ibu Afif Nurul Azizah, S.Psi. Kedua materi memberikan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan Kampung Keluarga Berkualitas secara terarah serta strategi penguatan program yang dapat diterapkan sesuai kondisi dan potensi masyarakat. Peserta diajak untuk melakukan observasi, wawancara, dan diskusi, peserta mempelajari hubungan antara pengelolaan Kampung Keluarga Berkualitas dengan praktik pemberdayaan yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan desa.
Antusiasme Peserta untuk Menyejahterakan Desa
Menurut salah satu peserta dari DPPKB Kabupaten Hulu Sungai Utara, kegiatan Outdoor Learning memberikan kesempatan untuk melihat langsung praktik pengelolaan Kampung Keluarga Berkualitas yang dapat menjadi referensi untuk diimplementasikan di daerah masing-masing. “Mengingat sebagian wilayah Hulu Sungai Utara memiliki karakteristik perairan (lahan basah/sungai/rawa), teknik pemanfaatan lahan terbatas atau sistem budidaya inovatif sangat relevan untuk diterapkan.” jelasnya.
Praktik hidroponik dan budidaya ikan dengan sistem I-RAS juga dinilai memiliki manfaat yang saling berkaitan, mulai dari penyediaan pangan segar hingga pemberdayaan masyarakat oleh peserta. Penerapan keduanya dapat memberikan keterampilan produktif bagi kelompok masyarakat, sekaligus menyediakan sumber sayuran dan protein hewani yang dapat dimanfaatkan bagi kehidupan sehari-hari agar dapat menjadi konsumsi pangan yang sehat.
Kampung Keluarga Berkualitas untuk Kualitas Pangan Lebih Baik
Melalui kegiatan tersebut, Rumah Amal Salman turut membuka ruang berbagi praktik pemberdayaan masyarakat antardaerah. Pengalaman dari Karyasari diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan Program Keluarga Berkualitas yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan masing-masing wilayah.
Bagikan
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!